Ketika bayi lahir, ibu harus mulai
memberikan ASI, DHA banyak sekali terkadung dalam ASI. Walaupun sekarang
banyak ibu sibuk yang memilih susu formula ber DHA, tetapi ASI masih
tetap menjadi makanan bagi bayi yang tidak ada bandingnya. Anda bisa
mendukung kualitas ASI anda dengan memakan makanan bergizi seperti ikan
salmon, tuna, sarden, patin, kepiting, kerang dan telur omega 3. Banyak
studi yang mengatakan bahwa wanita hamil butuh setidaknya 250 mg DHA
dalam setiap harinya. Walaupun anak anda sudah mendapatkan DHA yang
cukup, tetapi ini tidak bisa langsung menjamin anak anda menjadi pintar,
anda haru selalu memberikan stimulasi yang baik bagi anak anda. Anda
bisa mulai melatih motorik kasar dan halus anak anda. Bagaimana
menstimulasi anak anda? Anda bisa menstimulasi indra mereka dengan
menggunakan mainan, bunyi, warna dan lain-lain. Anda akan bisa melihat
respon dari anak anda. Ketika anda merasa ada yang janggal,sebaiknya
anda memeriksakan kondisi anda anda di dokter yang khusus untuk anak
anda. Anda harus berhati-hati mencari makanan yang baik, pastikan anda
tidak mengkonsumsi makanan dengan kandungan mercury karena akan
berbahaya bagi bayi anda. Pastika anda selalu menjaga kebersihan makanan
yang anda konsumsi.
About
Sabtu, 26 Januari 2013
Manfaat DHA Untuk Kehamilan dan Buah Hati Anda
Waktu yang
paling membahagiakan bagi semua wanita adalah ketika mereka hamil.
Mereka sangat bahagia dan akan melakukan apa saja yang terbaik bagi
kandungannya. Mereka akan mencari informasi semua hal yang baik selama
masa kehamilan. Mereka juga akan melihat perkembangan janin setiap
minggunya. Sebagai ibu yang cerdas anda harus bisa mengetahui apa saja
yang dibutuhkan anak anda dalam perkembangannya setiap minggu. Pada
pekan yang kelima janin anda membutuhkan nutrisi seperti DHA untuk
mendukung pertumbuhan secara normal. Asa dokosaheksaenoat atau sering
disebut sebagai DHA memang sangat penting bagi anak anda. Ini sangat
berpengaruh dengan sistem saraf pusat anak anda. Selama kehamilan, ibu
harus mau mengkonsumsi makanan atau susu yang mengandung banyak DHA
sehingga anak anda akan tumbuh dan normal.
Tips Menyimpan ASI yang Baik
Semua ibu didunia pasti ingin menyusui anaknya dengan
ASI yang terbaik. Ibu-ibu merasa beruntung jika ASI dapat keluar dengan
lancar. Namun anda pasti sangat kesulitan memberi ASI kepada anak anda
jika anda seorang wanita karir. Anda tidak perlu khawatir karena anda
bisa memeras ASI dan kemudian menyimpan asi tersebut dengan
cara yang baik. Bagaimanakah cara-cara untuk menyimpan air susu dengan
maksimal tanpa mengurangi nilai gizi dan nutrisi dalam ASI tersebut?
Banyak ibu yang menyimpan air susunya di kulkas. Ini akan membuat ASI
bertahan lebih lama. Anda harus membaca panduan sebelum menyimpan asi anda sehingga
tidak akan berbahaya bagi anak anda:
· ASI yang anda
peras hanya bisa bertahan di suhu ruangan selama 10 jam jika anda
memilih menyimpannya di suhu ruangan.
· ASI yang
disimpan di kulkas, harus segera digunakan dalam setengah jam setelah
berada di suhu ruangan.
· ASI dapat
disimpan di kulkas untuk 5 sampai 7 hari kedepan
· Jika anda menggunakan Freezer, ASI
bisa bertahan hingga 6 bulan. Anda harus menyimpan nya di bagian yang
paling dingin.
· Anda bisa
memindahkan ASI dari kulkas ke Freezer tetapi jangan pindahkan jika ASI
telah ada di kulkas selama 48 jam.
· Jangan memenuhi
semua isi botol dengan ASI sisakan minimal 4 cm dari bagian atas botol
karena ASI akan mengembang. Anda bisa menggunakan tutup dari plastic dan
karet. Pastikan penutup rapat.
· Jangan lupa
memberi label tanggal sehingga ASI yang sudah lama bisa dipakai terlebih
dahulu dan tidak basi.
· Jika anda tidak menyimpan asi dalam kulkas
atau freezer, anda bisa saja menyimpan dalam kotak pendingin tetapi ini
bukan alternative untuk jangka waktu yang lama. Ini hanya bisa digunakan
untuk beberapa jam saja.
Anda bisa
menggunakan ASI dalam kulkas atau Freezer setelah menghangatkan ASI yang
telah disimpan. Bagaimana cara untuk menghangatkan dan mencairkan ASI?
Berikut tipsnya:
· Ambil botol ASI
dan kemudian letakkan dalam suhu ruangan atau anda bisa letakkan diatas
mangkok dengan air panas.
· Jangan pernah
mencairkan ASI dimicrowave karena akan merusak kandungan dalam ASI yang
anda berikan.
· Aduk merata
untuk memisahkan krim dalam ASI
· Jangan
memberikan air susu tersebut jika belum benar benar telah cair dan
menjadi susu.
· Jangan pernah
memberikan ASI yang telah berbau asam
· ASI hanya bisa
bertahan 24 jam setelah dicairkan.
Anda harus
benar-benar mempelajari cara menyimpan asi yang benar demi
kualitas asi untuk buah hati anda yang tercinta.
Manfaat Cerita Dongeng Anak-anak Bagi Perkembangan Buah Hati Kita Sumber : Dongeng Anak - 5 Manfaat Pentingnya Bagi Perkembangan Anak
Kata mendongeng pastinya tidak asing lagi ditelinga
kita. Tetapi eksistensi kegiatan mendongeng ini cenderung makin memudar
karena dimakan oleh usia. Padahal terdapat banyak sekali keuntungan bagi
anak-anak kita jika mereka mendapatkan dongeng. Perlu kita ketahui
bahwa dongeng anak-anak sangat berguna meskipun pada praktiknya kita
mempunyai banyak sekali halangan seperti perasaan lelah setelah bekerja
dan menganggap mendongeng untuk anak menjadi sangat merepotkan. Padahal
manfaat dongeng untuk anak sangatlah banyak seperti merekatkan hubungan
orang tua dengan anak dan mendongeng juga bisa membantu mengoptimalkan
perkembangan psikologis dan kecerdasan anak secara emosional. Masih ada
lagi manfaat lainnya yang akan diuraikan dibawah ini:
Mengembangkan Daya Imajinasi Anak
Perlu kita
ketahui bahwa dunia anak adalah dunia imajinasi. Jadi anak mempunyai
dunianya sendiri dan tak jarang mereka berbicara denga teman
khayalannya. Dengan daya imajinasi yang masih sangat bagus ini, maka
kita sebagai orang tua harus bisa mengarahkannya kearah yang positif dan
tetap terkontrol. Dengan dongeng anak-anak maka inilah cara terbaik
untuk mengarahkan mereka kearah yang baik.
Meningkatkan Keterampilan dalam Berbahasa
Dongeng
merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa
pada anak-anak. Perlu kita ketahui bahwa cerita dongeng anak-anak mampu
merangsang anak-anak terutama anak perempuan dalam meningkatkan
keterampilan berbahasa mereka. Hal ini dikarenakan anak perempuan lebih
fokus dan konsentrasi daripada anak laki-laki. Kemampuan verbal adalah
kemampuan awal yang dimiliki anak-anak dan inilah mengapa otak kanan
mereka lebih berkembang dan ini juga yang menyebabkan mereka lebih
terlatih dalam berbahasa. Kisah-kisah dongeng yang mengandung cerita
positif tentang perilaku dan sebagainya membuat anak-anak menjadi lebih
mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan.
Membangkitkan Minat Baca Anak
Jika ingin
memiliki anak yang mempunyai minat baca yang baik, maka mendongeng
adalah jalan menuju hasil tersebut. Dengan memberikan cerita dongeng
anak-anak, maka anak-anak akan tertarik dan rasa penasaran ini membuat
mereka ingin mencari tahu. Inilah dimana keinginan untuk membaca menjadi
semakin meningkat. Dengan membacakan buku cerita yang menarik kepada
anak adalah cara paling mudah yang bisa kita lakukan.
Membangun Kecerdasan Emosional Anak
Mendongeng
kepada anak bisa membangkitkan kecerdasan emosional mereka dan ini juga
sarana hebat yang mampu merekatkan hubungan ibu dan anak. Sperti yang
kita tahu bahwa anak-anak mempunyai kesulitan dalam mempelajari
nilai-nilai moral dalam kehidupan. Dengan dongeng anak-anak maka kita
bisa memberikan contoh melalui tokoh dalam cerita yang kita dongengkan.
Dongeng anak-anak akan membangtu anak dalam menyerap nilai-nilai
emosional pada sesama. Tidak bisa dipungkiri bahwa kecerdasan emosional
juga penting disamping kecerdasan kognitif. Kecerdasan emosional sangat
penting bagi kehidupan sosial mereka kelak.
Membentuk Rasa Empati Anak
Melalui
stimulasi cerita dongeng anak, kepekaan anak pada usia 3-7 tahun akan
dirangsang mengenai situasai sosial disekitar mereka. Dengan metode
dongeng untuk anak ini maka mereka akan belajar berempati terhadap
lingkungan sekitar. Stimulasi yang akan lebih berhasil adalah dengan
merangsang indera pendengarannya. Penting bagi kita memberikan stimulasi
ini untuk memberikan mereka bekal yang baik untuk masa depannya. Dengan
cerita-cerita dongeng yang mendidik, maka anak akan dengan mudah
menyerap nilai positif yang akan menjadikan mereka anak yang berempati
dengan orang lain.
Memilih Mainan yang Tepat untuk Anak Sesuai Usia dan Kemampuannya Sumber : Memilih Mainan yang Tepat untuk Anak Sesuai Usia dan Kemampuannya
Memilih mainan anak
yang tepat untuk anak dapat menjadi salah satu hal yang paling penting
yang harus kita lakukan untuk anak-anak kita. Anak-anak sangat identik
dengan bermain. Bermain adalah dunia anak yang paling dominan. Bahkan,
untuk dapat lebih maksimal dalam menyampaikan pelajaran, pendidikan anak
usia dini menerapkan sistem belajar
sambil bermain. Hal ini disebabkan oleh kemampuan dari otak anak itu sendiri yang sedang
gemar melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti bermain.Maka dari
itu, metode pembelajaran pun harus
disesuaikan dengan kemampuan anak-anak sesuai usianya.Dengan bermain,
dipercaya bahwa pelajaran yang disampaikan akan lebih mudah diterima dan
diserap oleh anak. Namun, sebagai orang tua, kita perlu menjadi lebih
bijak dalam memilihkan jenis mainan yang tepat untuk anak-anak kita.
Tepat
di sini berarti kita mampu memilih jenis mainan sesuai dengan kebutuhan
dan kemampuan anak-anak kita dalam menggunakannya dan sekaligus
memanfaatkannya sebagai media belajar. Sehingga kegiatan bermain anak
akan berjalan dengan lebih efektif dan efisien sesuia dengan kebutuhan
dan kemampuan otaknya. Ada beberapa fase penting dalam usia anak yang
perlu kita jadikan sebagai bahan pertimbangan saat memilih mainan yang
tepat untuk anak kita. Fase-fase tersebut antara lain adalah:
- Fase 0-2 tahun. Dalam fase awal ini anak memiliki kemampuan yang didominasi oleh kemampuan sensor motorik pada otak anak. Sehingga akan lebih efektif jika kita memberikan mainan pada anak dengan wujud yang lebih mencolok seperti pada warna, bau dan tekstur. Mainan yang menggunakan ekspresi juga dapat menjadi salah satu alternatifnya.
- Fase 3-6 tahun. Pada usia-usia tersebut anak sudah mulai tertarik untuk bereksplorasi sehingga permainan yang memancing minat petualangan mereka akan sangat mendukung minat anak-anak kita. Hal ini dapat kita gunakan juga sebagai sarana untuk mendorong rasa percaya diri anak sehingga mereka tidak ragu-ragu untuk mengeksplorasi hal-hal baru.
- Fase pra sekolah. Pada fase ini, yang anak butuhkan adalah jenis permainan yang dapat mengembangkan rasa kerjasama dan kemampuan sosialisasi mereka. Hal ini sangat diperlukan oleh anak-anak kita karena mereka akan membutuhkan kemampuan untuk bersosialisasi dengan lingkungan barunya di sekolah.
Untuk
fase berikutnya, permainan yang cocok untuk anak anak kita adalah
permainan yang memiliki kemampuan untuk merangsang kemampuan peran,
ketangkasan, dan kreativitas pada anak. Dengan memilih mainan yang tepat
untuk anak, berarti kita sama juga dengan mendukung kesempatan mereka
untuk belajar dengan lebih efektif dan efisien sesuai dengan fase usia
mereka masing-masing. Pemilihan mainan untuk anak secara bijak juga
dapat membantu mereka untuk memiliki hidup yang lebih seimbang ke
depannya.Dengan kata lain, kita sebagia orang tua memiliki peranan yang
cukup penting dalam menentukan apa yang perlu anak kita dapatkan salah
satunya dengan cara memilih mainan yang tepat untuk anak kita.
Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini
Menjaga
kesehatan gigi anak merupakan salah satu hal yang tidak dapat kita
abaikan begitu saja.Memang tampak wajar jika seorang anak mempunyai gigi
yang rusak, namun sebenarnya hal itu tidak baik untuk kesehatan gigi
dan mulut anak jika dibiarkan terlalu lama.Ada banyak dampak yang dapat
ditimbulkan oleh kerusakan pada gigi anak, salah satu di antaranya ialah
berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa
nanti.Maka dari itu, perlu adanya pencegahan terhadap resiko kerusakan
pada gigi anak-anak kita agar kita tetap dapat menjaga kesehatan gigi
dan mulutnya serta memberikan hasil yang terbaik bagi anak-anak kita.
Hal ini akan sangat bermanfaat bagi mereka terlebih saat mereka dewasa
karena pada umumnya, kesehatan dan kebersihan mulut dan gigi adalah
salah satu penunjang rasa percaya diri yang paling utama pada mereka
terlebih saat masa remaja.
Hingga
saat ini, sudah terdapat banyak kasus mengenai kerusakan gigi pada
anak.Sampai-sampai hal ini seolah-olah sudah menjadi hal yang wajar dan
banyak orang tua yang merasa bahwa mereka tidak perlu melakukan
perubahan apapun untuk menyikapi hal tersebut.kerusakan gigi pada anak
saat ini sudah menjadi salah satu ancaman terbesar dalam kesehatan
mereka setelah asma dan demam. Kejadian seperti ini adlah sebagai akibat
dari kelalaian orang tua dalam menjaga kesehatan gigi anak. Padahal,
kesehatan gigi dan mulut yang baik pada orang dewasa juga tergantung
pada keadaan gigi dan mulut mereka saat masih kanak-kanak.Mengingat efek
jangka panjang yang dapat dirasakan oleh anak-anak kita kelak terkait
dengan gigi dan mulut mereka, maka sebagai orang tua kita perlu
mengantisipasi resiko tersebut sedini mungkin. Ada beberapa cara yang
dapat kita lakukan untuk membantu buah hati kita menjaga kesehatan gigi
dan mulutnya.
Cara
yang pertama yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak
adalah dengan mengenalkan pentingnya perawatan gigi sejak dini, yakni
sejak anak memiliki gigi untuk pertama kali.Kita dapat membiasakan
menyikat gigi mereka dengan baik dan benar setidaknya 2 kali sehari.Jika
anak kita baru mempunyai satu gigi, kita dapat memulainya dengan
menggunakan kain kasa untuk membersihkan gigi mereka.Lalu, setelah
tumbuh gigi-gigi berikutnya, kita dapat mengajarkan mereka menggunakan
sikat gigi. Langkah berikutnya adalah dengan meminimalisir sebisa
mungkin penggunaan botol susu dan empeng bayi, terutama saat mereka akan
tidur agar sisa-sisa susu tidak tertinggal di gigi dan gusi serta
bentuk gigi akan tetap terjaga dari sedotan mereka yangterlalu kuat.
Kemudian,
kurangi jumlah minuman-minuman manis, termasuk obat sirup pada anak.
Jika tidak dapat dihindarkan, kita dapat memberi mereka minum air
mineral untuk menetralisir mulut dan gig mereka dari sisa-sisa minuman
tadi.Langkah yang terakhir adalah dengan membiarkan mereka memilih sikat
dan pasta gigi mereka sesuai selera mereka agar aktifitas menggososk
gigi menjadi lebih menyenangkan bagi mereka.Demikianlah beberapa langkah
yang dapat kita lakukan untuk dapat menjaga kesehatan gigi anak.
Kunci Sukses Menjadi Orang Tua yang Baik
Sangatlah
penting bagi para orang tua bahwa semua ajaran yang diberikan kepada
anak-anaknya akan memotivasi diri anak secara alami dan bisa menumbuhkan
rasa percaya diri dan menghargai diri sendiri. Ajaran-ajaran yang sudah
diberikan oleh kedua orang tua juga akan membuat sang anak merasa
diperhatikan dan sangat dicintai oleh kedua orang tuanya. Jika sang anak sudah mendapatkan perhatian dan kasih sayang
yang cukup dari kedua orang tuanya, orang tua tidak perlu khawatir akan
keterlibatan anak-anak mereka dengan kumpulan gangster, drugs, dan kenakalan remaja lainnya. Informasi
berikut adalah kunci sukses menjadi orang tua yang
baik.
GEMS (Genuine
Encounter Moments)
GEMS
merupakan salah satu kunci sukses menjadi orang tua yang baik karena sang anak akan mendapatkan rasa untuk menghargai
diri sendiri dari adanya kualitas waktu yang
dihabiskan oleh kedua orang tuanya untuk bergaul dan berkomunikasi
secara langsung dengan sang anak. Bukan banyaknya waktu yang dihabiskan
oleh orang tua melainkan kualitas waktu yang dimanfaatkan untuk
bercengkerama dengan sang anak.
Utamakan
perbuatan bukan ‘kata’
Sebuah
riset menunjukan bahwa dalam sehari orang tua memberikan lebih dari
2000 perintah. Cara memerintah yang baik yaitu dengan memberikan contoh
perbuatan yang seharusnya dilakukan oleh sang anak. Misalnya, jangan
menyuruh anak untuk merapikan sepatu yang sudah dipakainya dengan hanya
menggunakan kata-kata saja. Sang ibu bisa memberitahukan anak tentang
bagaimana cara merapikan sepatu yang baik kepada anaknya.
Biarkan anak
merasa ‘kuat’ (powerful)
kunci
sukses menjadi orang tua yang baik berikutnya adalah dengan membiarkan
anak mempunyai kekuatan dalam membuat keputusan, mempunyai pilihan, dan
lain sebagainya. Contoh kecilnya adalah dengan membiarkan dia memilih
menu bekal makanan yang akan dibawa ke sekolah atau membantu sang ibu
berbelanja.Namun kontrol sepenuh tetap ada pada diri orang tua.
Gunakan ‘natural
consequences’
Natural
consequences di sini maksudnya adalah dengan membiarkan anak
mendapatkan akibat yang akan dihadapinya jika dia salah dalam melakukan
sesuatu. contoh: Ketika anak lupa membawa bekal makan siangnya, sang ibu tidak perlu membawakannya bekal. jadikan
pengalaman ini sebagai sebuah pelajaran bahwa ‘mengingat’ itu sangat
penting.
Menghindari
Konflik dengan anak
Anak-anak
memang emosinya tidak stabil. Ketika anak mulai marah dan
berteriak-teriak kepada Anda, Anda bisa menghindarinya dengan cara
berpindah tempat atau semakin jauh dari posisi anak Anda. Jika anak Anda
masih berteriak dan marah Anda bisa berkata ‘ jika masih berteriak ibu
akan semakin menjauh dari adek’. Cara ini merupakan cara yang cukup
efektif untuk meredakan emosi sang anak.
Jadilah orang
tua yang konsisten
Sifat yang
konsisten harus dicontohkan oleh kedua orang tua. Contoh: ketika orang
tua tidak bisa membelikan anaknya permen, orang tua tidak perlu memberi
janji pada anak bahwa sang ibu atau ayah akan membelikan permen.
Tips Membimbing Anak Yang Beranjak Remaja
Nampaknya sangat
mudah untuk mengatakan bahwa sebagai anak mereka harus mematuhi apa
yanh dikatakan atau diperintahkan oleh orang tuanya dan orang tua
mempunyai wewenang untuk memerintah sang anak. Akan tetapi apa jadinya
jika fenomena ini tertuju pada anak-anak kita yang sudah beranjak
remaja? Ketika anak kita masih kecil, mungkin benar jika kita sebagai
orang tua mempunyai kontrol terhadap segala tindak tanduknya. Tetapi
akan berbeda situasinya jika anak kita sudah remaja. Anak kita sudah
mempunyai pilihan sendiri untuk bertindak. Dan
keinginan tahuan dia mengenai persahabatan, penerimaan, dan kebebasab
akan menjadi mangsa yang sangat tepat akan menggiring mereka ke dalam
skema-skema pergaulan yang kurang benar. Kemudian, apa tindakan kita
sebagai orang tua untuk menghindarkan anak kita terhadap bahaya-bahaya
tersebut? Berikut ini adalah informasi mengenai parenting tips tentang
bagaimana membimbing anak yang sudah mulai remaja agar terhindar dari
bahaya pergaulan yang kurang benar.
Selama
bertahun-tahun sebagai orang tua kita pastinya tahu bahwa terdapat tiga
hal yang harus diarahkan ketika kita berhubungan dengan fase masa
remaja. Tiga hal tersebut antara lain: penerimaan, batasan, dan
karakter/ sifat. ‘penerimaan’ sebagai salah satu hal yang paling penting
yang termuat pada parenting tips ini maksudnya adalah bahwa anak-anak
yang sudah beranjak dewasa sangat membutuhkan approval atau persetujuan.
Ketika anak berusia 13 tahun, mereka akan sering mendengar pendapat
yang disampaikan oleh orang lain selain orang tuanya. Jika fase ini anak
kita tidak mendapatkan perhatian yang penuh dari orang tua, mereka
tidak akan lagi mendengarkan arahan kita. Bahkan mereka akan lebih
memilih mendengarkan opini orang lain yang belum tentu benar adanya.
Kemudian
poin yang kedua adalah ‘batasan/ boundaries’ dimana sang anak
menginginkan bahwa orang tua terlibat dalam kehidupan mereka yang sudah
mulai menemukan lingkungan yang bervariasi. Mungkin seringnya kita
menemukan bahwa sebagain besar remaja sepertinya tidak membutuhkan
perhatian dari kita sebagai orang tua, namun sebenarnya mereka sangat
membutuhkan perhatian orang tua. Mereka membutuhkan inspeksi dari orang
tuanya dan mereka juga membutuhkan batasan dari orang tuanya. Mereka
mengharapkan bahwa orang tuanya berada di tengah batasan yang sudah
diciptakan untuk anak remajanya.
Parenting
tips berikutnya adalah membantu pembentukan karakter/ sifat sang anak
pada usia remaja. Anak usia remaja memerlukan pengetahuan tentang
bagaimana membuat pilihan yang benar dan tepat dan bagaimana untuk bisa
tetap kuat di tengah-tengah tekanan. Dalam pembentukan karakter anak,
peran orang tua sangat penting. Sebagai contoh gambaran
seorang ibu yang menurutnya sangat menyayanginya, selalu memberi
perhatian penuh dan pengertian serta bisa menjadi sebagai seorang
sahabat yang bisa di ajak curhat akan melekat pada diri seorang anak,
sehingga gambaran mengenai ibunya tersebut akan menjadi landasan dan
menjadi cerimin bagi diri anak dalam mengarungi hari-harinya. Maka
curahkanlah segala bentuk perhatian dan rasa kasih sayang kepada anak
hingga sang anak betul-betul merasakannya dan jadilah sahabat setia yang
senantiasa selalu hadir tatkala anak
membutuhkannya. Hal ini bisa menjadi benteng positif bagi anak ketika
mendapati pengaruh-pengaruh jelek dari lingkungan luar. Anak akan selalu
menghargai dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh orang tua, karena
memang dirinya merasakan dan meyakini bahwa orang tua mereka
menyayanginya dan petunjuk serta nasihat orang tua akan dianggap sebagai
solusi terbaik bagi diri si anak.
Langganan:
Postingan (Atom)











